Empat Rumah Warga di Tanarigella Ludes Dilalap Api, Solidaritas Karyawan PT BMS Bantu Korban Kebakaran
LUWU, Trendify.id – Solidaritas karyawan PT BMS ditunjukkan dengan membantu korban kebakaran yang menghanguskan empat unit rumah warga di Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak musibah kebakaran yang terjadi pada Selasa (6/1/2026) sore.
Dalam peristiwa itu, sebanyak 18 jiwa dari empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda mereka.
Dari empat rumah yang terbakar, satu di antaranya diketahui milik keluarga karyawan PT BMS.
Sejumlah karyawan perusahaan tersebut turut turun langsung ke lokasi untuk membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
Sekaligus memberikan dukungan kepada para korban.
Staf Legal PT BMS, Andi Agung Kaddiraja, mengatakan aksi tersebut merupakan wujud empati dan solidaritas karyawan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami dari karyawan PT BMS turut prihatin atas musibah kebakaran yang dialami warga Desa Tanarigella. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami. Semoga dapat sedikit meringankan beban para korban,” ujar Andi Agung, Rabu (7/1/2026).
Ia menegaskan, kepedulian sosial menjadi bagian dari komitmen perusahaan dan karyawan untuk hadir di tengah masyarakat.
Apalagi saat warga menghadapi situasi darurat dan bencana.
Para korban kebakaran menyambut baik bantuan yang diberikan.
Mereka mengapresiasi kepedulian para karyawan PT BMS dan berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir guna membantu proses pemulihan pascakebakaran.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Tanarigella yang berada di sekitar kawasan Pasar Tradisional Modern Bua.
Api dengan cepat membesar akibat material rumah yang mudah terbakar serta tiupan angin kencang.
Meski saat kejadian, hujan deras sempat mengguyur wilayah tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, seluruh isi rumah para korban ludes terbakar. (*)








