Dugaan Tambang Emas Ilegal Libatkan Oknum Polisi di Luwu, Kapolres Akan Cek
LUWU, Trendify.id – Dugaan keterlibatan oknum anggota polisi dalam aktivitas tambang emas ilegal mencuat di Desa Posi, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Informasi ini muncul dari keterangan salah seorang pekerja tambang yang mengaku lokasi tersebut diduga dimiliki oleh oknum polisi berinisial OB.
Pekerja yang enggan disebutkan namanya itu menyebut aktivitas tambang telah berlangsung cukup lama.
“Sudah lama beroperasi. Dulu pakai ekskavator, tapi sudah sekitar satu bulan ini rusak,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya aktivitas penambangan menggunakan alat berat jenis ekskavator. Namun, dalam waktu dekat disebut akan didatangkan dua unit ekskavator baru untuk melanjutkan operasional.
Selain itu, ia mengklaim aktivitas tambang tersebut terkesan aman dari penindakan.
“Kalau ada petugas datang, alat disembunyikan,” katanya.
Ia juga menyebut adanya dugaan praktik setoran untuk pengamanan, meski hal tersebut belum dapat diverifikasi.
Informasi ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait potensi pelanggaran hukum dan dampak lingkungan dari aktivitas tambang ilegal.
Selain berisiko merusak ekosistem, penggunaan bahan kimia dalam proses penambangan dikhawatirkan mencemari aliran sungai di sekitar lokasi.
Warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan serta penindakan tegas, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan oknum aparat.
Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan mengecek langsung ke lapangan.
“Kami cek dulu,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia juga meminta informasi lebih detail terkait lokasi yang dimaksud agar pengecekan dapat dilakukan secara akurat.
“Siapa yang kasih info, biar kita cek sama-sama ke sana supaya tidak salah,” tambahnya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait kebenaran dugaan tersebut. Polisi masih akan melakukan penelusuran di lapangan. (*)








