Deteksi Penyakit Sejak Dini, MDA Cek Kesehatan Gratis 597 Warga Latimojong

CEK KESEHATAN GRATIS - Masmindo kerahkan tenaga kesehatan ke Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Hampir 600 orang warga diberikan cek kesehatan gratis dari dokter.

LUWU, Trendify.id – PT Masmindo Dwi Area (MDA) kembali melaksanakan Program Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Program ini difokuskan pada upaya deteksi dini penyakit kronis dan penyakit menular sebagai langkah preventif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan tersebut merupakan program berkelanjutan yang telah dijalankan MDA sejak 2022.

Sejak 2024, cakupan layanan diperluas hingga menjangkau 12 desa di Kecamatan Latimojong, mulai dari Desa Rante Balla hingga Desa Pangi sebagai desa terluar.

Melalui program ini, MDA menghadirkan layanan kesehatan langsung ke masyarakat guna memperluas akses pelayanan medis, khususnya di wilayah terpencil.

Pada periode pelaksanaan kali ini, pemeriksaan kesehatan berlangsung selama empat hari, yakni 15–18 Januari 2026.

Sebanyak 597 warga tercatat mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis, dengan proporsi lansia mencapai sekitar 42 persen.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, serta pemberian obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan.

Selain itu, tenaga kesehatan juga melakukan identifikasi awal terhadap indikasi penyakit kronis maupun penyakit yang berpotensi menular di lingkungan masyarakat.

Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menegaskan bahwa deteksi dini menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan program kesehatan tersebut.

“Melalui program pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini, MDA ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini. Deteksi awal sangat penting agar potensi penyakit kronis dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi lebih serius, terutama pada kelompok lansia, sekaligus untuk menekan risiko penyebaran penyakit menular,” ujar Mustafa.

Ia menambahkan, program ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan di wilayah terpencil yang selama ini memiliki keterbatasan fasilitas medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada periode ini, beberapa penyakit yang paling banyak ditemukan antara lain myalgia atau nyeri otot serta hipertensi.

Temuan tersebut menjadi dasar perlunya langkah pencegahan lanjutan melalui edukasi kesehatan dan pemantauan secara berkala.

“Dengan menghadirkan layanan kesehatan langsung ke desa-desa, kami berharap masyarakat tidak lagi menunda pemeriksaan maupun pengobatan karena keterbatasan jarak dan fasilitas. Ke depan, MDA akan terus mendorong program-program kesehatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan program ini, MDA menegaskan perannya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional secara berkelanjutan.

Tentu sejalan dengan upaya membangun hubungan yang harmonis dan berjangka panjang dengan masyarakat lokal. (*)

Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *