Jasad Perempuan Dewasa Gegerkan Warga Desa Raja Luwu, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan di Tubuh Korban
LUWU – WC (44) perempuan asal Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan ditemukan meninggal dunia.
Dia ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa di bibir sungai di dekat Pantai Bahari, Desa Raja, Kecamatan Bua pada Kamis (26/12/2024) sekitar pukul 07.30 Wita pagi.
Jasad WC ditemukan warga yang melintas dalam kondisi telungkup tanpa mengenakan busana.
Salah seorang saksi, Syaefulla (46) menjadi orang yang pertama kali menemukan jasad perempuan tersebut.
“Saya pergi naik sepeda pagi, kemudian melihat ada mayat di pinggir sungai dekat Pantai Bahari, kemudian setelah itu saya minta bantu ke masyarakat,” jelasnya.
Setelah menerima laporan, Kapolsek Bua Iptu Anwar Syamsuddin bersama warga mendatangi langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Personel Polsek Bua pun mengevakuasi jasad WC ke Puskesmas terdekat untuk diperiksa.
“Namun, terkait peristiwa kematian korban, pihak keluarga menyatakan tidak bersedia apabila dilakukan otopsi terhadap almarhum dan telah iklas menerima kematiannya serta telah dituangkan dalam bentuk surat pernyataan yang ditandatangani oleh perwakilan keluarga dan Kepala Desa Karang-Karangan,” beber Iptu Anwar.
Kendati demikian, sambung Anwar, saat jasad ditemukan, tidak ada bekas luka yang ditemukan di sekujur tubuh korban.
“Korban meninggal di TKP dan secara kasat mata tidak ditemukan bekas luka yang mana saksi-saksi mendapati posisi tengkurap di dekat pantai,” tandasnya.
Kata Anwar, mendiang WC merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Sehari sebelum korban meninggal, sambung Anwar, dia melihat WC melintas di depan Mapolsek Bua dengan berjalan kaki.
“Alamarhumah ini mengalami gangguan jiwa, kerjanya setiap hati itu berjalan kaki. Mondar-mandir. Bahkan kemarin sore sempat kami lihat lewat depan Polsek,” bebernya.
Dari keterangan saksi, korban diduga saat itu sedang mandi di bibir sungai. Ia diduga terpeleset dan terbawa arus sungai. (*)








