Smelter PT BMS di Luwu Dikelilingi Ruang Hijau, DLH Sebut Jadi Contoh Industri Ramah Lingkungan
LUWU, Trendify.id – Kawasan sekitar smelter milik PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) yang berada di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, kini tampak menghijau.
Pepohonan yang ditanam sejak awal pembangunan mulai tumbuh subur, menghadirkan suasana sejuk di tengah kawasan industri berat.
Penghijauan ini menjadi wujud komitmen BMS dalam menerapkan prinsip industri berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Sejak awal, kami menegaskan pembangunan smelter tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan. Karena itu, kami menanam berbagai bibit pohon lokal maupun non-lokal di area sekitar,” ujar Site Manager PT BMS, M. Aldin Djapari, Senin (19/8/2025).
Jenis tanaman yang ditanam antara lain ketapang kencana, tanaman buah, hingga pohon pelindung yang mampu beradaptasi dengan kondisi lahan bekas konstruksi.
Selain itu, perusahaan juga membangun rumah pembibitan (nursery), kolam penangkap lumpur, sistem pengelolaan limbah terpadu, dan green belt atau sabuk hijau yang berfungsi menekan polusi debu sekaligus meningkatkan kualitas udara.
Kepala Bidang Penataan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Kabupaten Luwu, Rusdin, mengapresiasi langkah tersebut.
“Saya melihat tata kelola lingkungan BMS cukup baik, kawasan industrinya dipenuhi tanaman hijau,” kata Rusdin.
Menurutnya, keberadaan ruang hijau sangat penting bagi keberlanjutan lingkungan.
“Satu pohon bisa menyelamatkan sembilan orang karena kemampuannya menghasilkan oksigen. Nilai ini yang harus terus dijaga dalam pengelolaan kawasan industri,” tambahnya. (*)








