Academy Matappa 2026 Dibuka, 90 Warga Luwu Dilatih Jadi Tenaga Kerja Siap Industri
LUWU, Trendify.id – Masuknya investasi ke Kabupaten Luwu dinilai harus diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan dan sertifikasi sesuai kebutuhan industri.
Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) kembali menjalankan Program Academy Matappa 2026 dengan melibatkan 90 peserta dari berbagai kecamatan.
Program pelatihan berbasis kompetensi tersebut resmi dibuka Bupati Luwu di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Luwu, Kecamatan Bua, Senin (8/6/2026).
Academy Matappa merupakan kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Luwu dengan PT Masmindo Dwi Area untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Sebanyak 90 peserta akan mengikuti pelatihan pada lima bidang kompetensi yang dinilai memiliki kebutuhan tinggi di sektor industri dan jasa.
Kelima bidang tersebut meliputi Teknisi Otomotif, Teknisi Listrik Industri, Teknisi Air Conditioner (AC), Food Handling, dan Hospitality.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, mengatakan hadirnya berbagai investasi di Luwu telah membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Namun, peluang tersebut menurutnya tidak akan optimal jika tidak dibarengi dengan kesiapan tenaga kerja lokal yang kompeten.
“Masuknya investasi telah memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, mulai dari terbukanya lapangan kerja baru hingga meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu tenaga kerja lokal harus dipersiapkan agar mampu mengisi peluang tersebut,” kata Sofyan.
Ia menjelaskan para peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan teknis, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang selama program berlangsung.
Mereka memperoleh modul pelatihan, akomodasi, konsumsi, seragam, uang saku, perlindungan BPJS Kesehatan, hingga kesempatan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Menurut Sofyan, sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting bagi peserta saat bersaing di pasar kerja.
Sementara itu, Bupati Luwu menegaskan pembangunan investasi dan pembangunan sumber daya manusia harus berjalan beriringan.
Ia menilai masyarakat lokal harus menjadi pihak yang paling siap memanfaatkan peluang kerja yang muncul dari berkembangnya investasi di daerah.
“Program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai salah satu prioritas utama. Kami berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu juga mengapresiasi keterlibatan PT Masmindo Dwi Area yang dinilai konsisten mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Academy Matappa sendiri mengusung filosofi “Matappa” yang berarti yakin dan percaya.
Melalui program tersebut, Pemkab Luwu dan PT Masmindo berharap lahir tenaga kerja lokal yang kompeten, tersertifikasi, dan mampu bersaing mengisi berbagai kebutuhan dunia usaha dan industri yang terus berkembang di Kabupaten Luwu.








