Usai Kisahnya Viral, Keluarga Mursalim di Luwu Dapat Bantuan Listrik Gratis dari PLN

PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belopa bergerak cepat membantu keluarga Mursalim (45), warga Dusun Minanga Tallu, Desa Tanjong, Kecamatan Bua Ponrang (Bupon), Kabupaten Luwu, yang selama ini tinggal tanpa aliran listrik.

LUWU, Trendify.id – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belopa bergerak cepat membantu keluarga Mursalim (45), warga Dusun Minanga Tallu, Desa Tanjong, Kecamatan Bua Ponrang (Bupon), Kabupaten Luwu, yang selama ini tinggal tanpa aliran listrik.

Bantuan tersebut diberikan setelah kisah keluarga Mursalim yang menempati rumah bekas dapur gula aren tanpa listrik menjadi perhatian publik.

Tim PLN mendatangi rumah Mursalim, Selasa (30/6/2026), untuk melakukan survei sekaligus menyiapkan pemasangan listrik gratis melalui program Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.

Manajer PLN ULP Belopa, Ricky Titin, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti informasi mengenai kondisi keluarga tersebut.

“Hari ini kami dari PLN ULP Belopa yang berada di bawah naungan UP3 PLN Palopo Wilayah Sulselrabar mengunjungi rumah Pak Mursalim yang memang belum memiliki listrik,” ujar Ricky.

Melalui program YBM PLN, kata Ricky, keluarga Mursalim akan memperoleh bantuan berupa pemasangan kWh meter beserta instalasi listrik secara gratis.

“Bantuan yang kami berikan berupa pemasangan kWh meter beserta instalasi listriknya. Setelah proses ini selesai, Pak Mursalim dan keluarga bisa langsung menikmati listrik di rumahnya,” katanya.

PLN menargetkan proses pemasangan dapat diselesaikan secepatnya.

“Kalau tidak ada kendala, besok kami upayakan seluruh pemasangan selesai sehingga listrik sudah bisa digunakan oleh keluarga Pak Mursalim,” ujarnya.

Selama ini Mursalim bersama istrinya, Yeni (48), dan putra mereka, Muhammad Ghibran (7), hidup tanpa akses listrik.

Pada malam hari, keluarga tersebut hanya mengandalkan pelita berbahan bakar minyak tanah, lampu darurat, atau lampu yang disambungkan ke aki sepeda motor sebagai sumber penerangan.

Kepala Dusun Minanga Tallu, Agustang, mengatakan kondisi keluarga Mursalim memang telah lama diketahui pemerintah desa.

Menurutnya, pemerintah desa beberapa kali mengusulkan agar keluarga tersebut masuk dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar dapat menerima berbagai program bantuan pemerintah.

Namun, proses itu sempat terkendala karena data administrasi kependudukan Mursalim masih tercatat di daerah tempat tinggal lamanya.

“Perangkat desa sudah berkali-kali mengusulkan, tetapi saat pendataan mengalami kendala karena data sebelumnya masih terdaftar di daerah asal. Sekarang kami masih berkoordinasi agar proses penginputan bisa diselesaikan. Berdasarkan Kartu Keluarga, beliau sudah berdomisili di Desa Tanjong,” jelas Agustang.

Ia berharap persoalan administrasi tersebut segera tuntas sehingga keluarga Mursalim dapat memperoleh bantuan sosial lainnya yang menjadi haknya.

Dengan adanya bantuan pemasangan listrik dari PLN, keluarga Mursalim segera dapat menikmati aliran listrik untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun hidup tanpa akses penerangan yang layak.

Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *