Lansia 63 Tahun Asal Bupon Hilang Usai Bakar Rumput di Kebun, Tim SAR Gabungan Sisir hingga 3 Kilometer

BPBD Luwu, Sulawesi Selatan, melakukan pencarian warga Kecamatan Bua Ponrang yang dilaporkan hilang di kebun.

LUWU, Trendify.id – Seorang pria lanjut usia bernama Lataming (63), warga Dusun Pollo Salu, Desa Tampumia, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun, Senin (24/8/2026).

Lataming dilaporkan pergi ke kebunnya sekitar pukul 12.00 Wita untuk membakar rumput. Namun, hingga malam hari, ia tak kunjung kembali ke rumah.

Kapolsek Bupon Ipda Rusman membenarkan adanya laporan warga yang hilang tersebut. Informasi awal menyebutkan, api yang dibakar Lataming di kebun sempat membesar.

Sejumlah warga kemudian datang membantu memadamkan api.

“Setelah api berhasil dipadamkan, warga meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing. Namun, Lataming tidak ikut pulang,” akunya.

Keluarga dan warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Luwu, Karyadi, mengatakan pihaknya menerima laporan orang hilang pada Senin sekitar pukul 22.00 Wita.

“Korban dilaporkan hilang kemarin pukul 12.00 Wita. Kami terima laporan tadi malam pukul 22.00 Wita, tetapi kami bergerak pagi tadi ke lokasi,” kata Karyadi, Rabu (26/8/2026) siang

Tim gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar kebun yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumah korban.

Penyisiran dilakukan hingga radius sekitar 2 sampai 3 kilometer dari lokasi yang diduga menjadi titik terakhir korban berada.

“Hari ini kami sudah di lokasi dan sementara dalam pencarian. Namun untuk sementara istirahat dan hasilnya masih nihil,” ujarnya.

Pencarian melibatkan sekitar 10 personel BPBD, empat anggota Tagana Dinas Sosial, Babinsa, personel Polsek Bupon, pemerintah desa, aparat desa serta masyarakat setempat.

Tim menghadapi medan yang cukup berat. Selain cuaca panas, lokasi pencarian berupa wilayah berbukit dengan medan yang naik turun.

Karyadi mengatakan tim juga sempat menelusuri kemungkinan korban mengalami kecelakaan akibat kebakaran lahan.

Pasalnya, api yang dibakar korban sebelumnya sempat membesar hingga membutuhkan bantuan warga untuk memadamkannya.

Namun, dari penelusuran sementara, tim belum menemukan tanda-tanda yang menunjukkan korban terbakar.

“Makanya kami melakukan pencarian, dugaan siapa tahu terbakar dan tidak terlihat. Tapi setelah ditelusuri tidak ada tanda-tanda seperti itu,” jelas Karyadi.

Hingga Rabu (26/8/2026), tim gabungan masih melakukan penyisiran untuk menemukan keberadaan Lataming. Petugas juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan atau informasi terkait korban agar segera melapor kepada aparat setempat. (*)

Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *