PT BMS Salurkan Anggaran CSR ke Rumah Ibadah hingga Fasilitas Desa di Bua

PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) beroperasi di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Perusahaan ini bergerak di bidang pengelolaan nikel.

LUWU, Trendify.id – PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) menyalurkan bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepada dua desa di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Dua desa tersebut yakni Desa Raja dan Desa Lengkong.

Di Desa Raja, PT BMS memberikan bantuan untuk Masjid Syarif Hidayatullah pada Ramadan 2026.

Bantuan itu diapresiasi Pemerintah Desa Raja sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar kawasan industri.

Kepala Desa Raja, Tawakkal, mengaku bersyukur atas kontribusi PT BMS bagi masyarakat desa maupun Kecamatan Bua secara umum.

“Untuk jumlah bantuannya tidak perlu kami sebutkan, yang jelas kami berterima kasih atas kehadiran PT BMS yang telah berkontribusi kepada masyarakat Desa Raja khususnya, dan masyarakat Kecamatan Bua serta Kabupaten Luwu pada umumnya,” kata Tawakkal, Kamis (7/5/2026).

Selain bantuan rumah ibadah, Pemerintah Desa Raja berharap PT BMS ikut membantu penanganan ancaman banjir melalui normalisasi Sungai Kandoa.

Menurut Tawakkal, pihak desa telah mengajukan permohonan bantuan alat berat kepada perusahaan untuk normalisasi sungai demi mengurangi risiko banjir di permukiman warga.

“Kami berharap dibantu alat berat untuk menormalisasi sungai tahun ini. Kami sudah bermohon ke BMS, bahkan mereka sudah meninjau lokasi dan tinggal menunggu waktu. Semoga bisa direalisasikan,” ujarnya.

Ia menilai normalisasi Sungai Kandoa penting dilakukan untuk melindungi permukiman dan aset masyarakat di sekitar aliran sungai.

“Normalisasi ini untuk penyelamatan kampung dan penyelamatan aset masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, di Desa Lengkong, PT BMS juga menyalurkan bantuan berupa satu unit sound system melalui dana CSR perusahaan.

Pelaksana Tugas Kepala Desa Lengkong, Muh Darusalam, mengatakan bantuan tersebut kini digunakan untuk mendukung pelayanan dan aktivitas pemerintahan desa.

“Bantuan terakhir berupa sound system satu unit lewat dana CSR, dan alat ini digunakan di kantor desa,” kata Muh Darusalam.

Ia menambahkan, PT BMS juga berencana memasang sejumlah peralatan lain di Desa Lengkong yang berkaitan dengan kebutuhan industri dan masyarakat sekitar.

PT BMS merupakan perusahaan pengolahan mineral nikel di bawah naungan Kalla Group.

Saat ini perusahaan tersebut telah mengoperasikan smelter feronikel dan tengah membangun smelter nikel sulfat untuk kebutuhan baterai kendaraan listrik.

Selain sektor industri, perusahaan juga mengklaim berkomitmen menjalankan program sosial dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *