23 Outdoor AC Labkesmas Luwu Timur Digondol Maling, Polisi Periksa Satpam
LUWU TIMUR, Trendify.id – Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, belum sempat difungsikan, sudah disatroni kawanan pencuri.
Sebanyak 23 unit outdoor AC yang terpasang di bangunan Labkesmas di kawasan Home Base, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, dilaporkan hilang.
Pencurian itu diketahui staf Dinas Kesehatan Luwu Timur saat datang ke lokasi untuk membersihkan bangunan, Jumat (28/8/2026). Salah seorang staf Dinkes Luwu Timur, Baharuddin, mengatakan mereka awalnya datang bersama sejumlah staf untuk membersihkan ruangan.
Mereka membersihkan ruangan di lantai satu dan dua sebelum gedung digunakan. Namun, saat memeriksa kondisi bangunan, mereka menemukan sejumlah outdoor AC sudah tidak berada di tempatnya.
“Setelah kami periksa di lantai dua, sekitar 14 outdoor AC hilang, sedangkan di lantai satu sebanyak sembilan unit,” kata Baharuddin, Jumat (28/8/2026) sore.
Jika ditotal, 23 unit outdoor AC telah dicopot dan dibawa kabur. Bukan hanya outdoor AC yang hilang.
Staf Dinas Kesehatan juga menemukan sejumlah kabel dan lempengan tembaga atau konduktor di dalam bangunan ikut dibawa pelaku. Satu set panel listrik yang berada di dalam gedung juga dilaporkan hilang.
Pemeriksaan awal menunjukkan pelaku diduga masuk melalui bagian belakang bangunan. Pintu dan jendela bagian belakang ditemukan mengalami kerusakan yang diduga akibat dicongkel.
“Dirusak dengan cara dicungkil,” ujar salah seorang staf Dinkes Luwu Timur yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Belum diketahui pasti kapan pencurian tersebut terjadi. Total kerugian akibat hilangnya 23 outdoor AC, kabel, konduktor dan panel listrik juga masih dalam proses penghitungan.
Kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polres Luwu Timur.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr Helmy, mengatakan laporan kehilangan 23 unit outdoor AC telah diterima polisi.
“Kami telah melaporkan secara resmi hilangnya 23 unit outdoor AC kepada Polres Luwu Timur. Laporan ini telah diterima di bagian SPKT Polres Luwu Timur,” kata Helmy.
Polisi kemudian mendatangi Labkesmas untuk melakukan penyelidikan.
Kasi Humas Polres Luwu Timur, AKP Husain, mengatakan tim Reskrim telah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Tim dari Reskrim telah melakukan identifikasi dan olah TKP di Labkesmas,” akunya.
Dalam olah TKP tersebut, polisi memeriksa sejumlah kemungkinan jejak yang ditinggalkan pelaku, termasuk sidik jari. Polisi juga meminta keterangan dari satpam yang bertugas di lokasi, penanggung jawab pembangunan Labkesmas, serta staf Dinas Kesehatan Luwu Timur.
“Satpam yang bertugas di sana juga dimintai keterangan, termasuk penanggung jawab kegiatan pembangunan Labkesmas serta staf Dinas Kesehatan Luwu Timur,” sambungnya.
Labkesmas Dibangun Rp13 Miliar
Labkesmas Luwu Timur merupakan fasilitas yang disiapkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. Bangunan tersebut dibangun menggunakan anggaran sekitar Rp13 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025.
Proyek pembangunan memiliki durasi kontrak selama 154 hari kalender. Fasilitas tersebut rencananya segera difungsikan sembari menunggu pelantikan kepala Labkesmas dari Dinas Kesehatan Luwu Timur.
“Rencananya Labkesmas ini akan difungsikan dalam waktu dekat sembari menunggu pelantikan kepala Labkesmas dari Dinas Kesehatan,” ujar salah seorang staf.
Kini, rencana pemanfaatan fasilitas tersebut harus dihadapkan pada persoalan keamanan setelah puluhan unit outdoor AC dan sejumlah komponen kelistrikan dilaporkan hilang. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta memastikan waktu dan kronologi pencurian tersebut. (*)








