Pria 58 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Jalan Trans Sulawesi Luwu Utara

Personel Polsek Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, mendatangi TKP penemuan jasad seorang pria di bahu Jl Trans Sulawesi. Pria tersebut berinisial US (58). Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di Dusun Balato, Desa Patila, Kecamatan Tana Lili, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 06.00 Wita pagi.

LUWU UTARA, Trendify.id –  Warga di Dusun Balato, Desa Patila, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, digegerkan penemuan seorang pria tergeletak di pinggir Jalan Poros Trans Sulawesi.

Pria tersebut berinisial US (58). Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, Rabu (26/8/2026) lsekitar pukul 06.00 Wita pagi.

Kasi Humas Polres Luwu Utara, AKP Sapri, membenarkan penemuan tersebut.

“Benar, ditemukan seorang laki-laki yang sudah meninggal dunia di pinggir Jalan Poros Trans Sulawesi, Dusun Balato, Desa Patila,” kata Sapri, Kamis (27/8/2026) sore.

Korban pertama kali diketahui oleh seorang warga setelah mendapat informasi dari pengguna jalan yang melintas. Saksi kemudian mendatangi lokasi yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya.

“Saya diberitahu ibu-ibu yang melintas kalau ada orang tergeletak di bahu jalan,” ujar Nurliana (44).

Saat tiba di lokasi, Nurliana melihat korban sudah tergeletak di pinggir jalan. Ia juga melihat mulut korban mengeluarkan busa.

“Setelah beberapa menit, korban sudah tidak bernyawa. Kami kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar,” tuturnya.

Warga yang datang kemudian menutupi tubuh korban menggunakan kain sarung. Polisi yang menerima laporan selanjutnya mendatangi lokasi sekitar pukul 06.20 Wita.

Personel Polsek Bone-Bone dipimpin Ka SPKT Aiptu Ketut Rasmana melakukan pengecekan sekaligus mencari identitas korban dan menghubungi keluarganya.

Sekitar pukul 06.45 Wita, korban dibawa ke Puskesmas Tana Lili menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan. Tim INAFIS Polres Luwu Utara bersama personel Polsek Bone-Bone yang dipimpin Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara sekitar pukul 09.30 Wita.

Muhajir mengaku, korban merupakan warga Dusun Pandawasu, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur.

Sebelum kejadian, US disebut sempat menjalani perawatan di RS Hikmah Sukamaju pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 21.00 Wita. Korban dirawat karena mengeluhkan sakit pada bagian dada dan menjalani perawatan selama satu hari.

Anak tiri korban, Abdul Kadir (18), mengatakan US kemudian berangkat dari rumah pada Rabu pagi. US menggunakan motor Honda Revo Fit dengan tujuan ke Kecamatan Angkona untuk bikin rumah.

Sekitar pukul 08.00 Wita, Abdul Kadir mendapat kabar bahwa ayah tirinya telah meninggal dunia.

Kata Muhajir, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah keluarganya di Kampung Adil, Desa Harapan, Kecamatan Mappedeceng, menggunakan ambulans Puskesmas Tana Lili.

“Pihak keluarga disebut menerima kejadian tersebut dan tidak mempersoalkannya,” akunya.

Ia menambahkan, polisi masih melakukan penanganan dan belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Pemeriksaan medis dan olah TKP menjadi bagian dari proses untuk memastikan kondisi korban sebelum meninggal dunia. (*)

Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *