Usai Disita Polisi, Aktivitas PETI di Tumbubara dan Tettekang Luwu Disebut Masih Berlangsung
LUWU,Trendify.id – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Tumbubara dan Desa Tettekang, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, disebut masih berlangsung meski aparat sebelumnya telah melakukan penindakan di kawasan tersebut.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku masih melihat aktivitas yang diduga merupakan kegiatan PETI menggunakan alat berat di dua wilayah tersebut, Rabu (7/10/2026) siang.
“Ada aktivitas menggunakan alat berat jenis excavator di lokasi,” ujar warga tersebut.
Menurutnya, setidaknya terdapat dua unit excavator yang masih terlihat beraktivitas di lokasi yang diduga menjadi area pertambangan ilegal.
Warga tersebut mengaku heran karena aktivitas itu disebut kembali berlangsung setelah aparat kepolisian beberapa kali melakukan penindakan di kawasan tersebut.
“Sepertinya mereka tidak takut dengan hukum maupun aparat penegak hukum. Sabtu kemarin saja tim dari Polda Sulsel kembali turun dan menyita tujuh unit alat berat excavator,” katanya.
Diduga Libatkan Warga Luar Luwu
Warga tersebut juga menduga sebagian orang yang terlibat dalam aktivitas PETI bukan berasal dari Kabupaten Luwu.
Dugaan itu didasarkan pada kendaraan yang disebut terlihat di sekitar lokasi pertambangan.
Salah satunya berupa mobil double cabin berwarna hitam yang disebut menggunakan nomor polisi dengan kode wilayah Pinrang.
“Kalau melihat kendaraan yang ada, diduga ada yang berasal dari luar Luwu. Salah satu kendaraan double cabin yang terparkir menggunakan pelat dengan kode wilayah Pinrang,” ungkapnya.
Namun, informasi mengenai identitas pengelola maupun pihak yang mengoperasikan alat berat tersebut belum terkonfirmasi.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Bajo belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait informasi dugaan aktivitas PETI yang masih berlangsung di wilayah tersebut.
Kapolres Luwu juga belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.
Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo bersama Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muhammad Ibnu Robbani diketahui sedang berada di Jakarta untuk menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI.








