Teknik Pertambangan jadi Jurusan Favorit Maba Polidewa Palopo, Peminat Tembus 1.301 Orang

Politeknik Dewantara Kota Palopo saat pelantikan 1.080 mahasiswa baru di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (28/8/2026).

PALOPO, Trendify.id– Teknik Pertambangan (Metalurgi) menjadi jurusan paling diminati mahasiswa baru Politeknik Dewantara (Polidewa) pada Tahun Akademik 2026/2027.

Dari total 1.808 mahasiswa baru yang dilantik, sebanyak 1.301 mahasiswa memilih Teknik Pertambangan (Metalurgi). Jumlah itu mencapai sekitar 72 persen dari keseluruhan mahasiswa baru Polidewa.

Selain Teknik Pertambangan, mahasiswa baru Polidewa tersebar di enam program studi lainnya. Teknologi Rekayasa Multimedia menjadi jurusan dengan jumlah mahasiswa terbanyak kedua, yakni 151 orang.

Selanjutnya, Mesin Otomotif sebanyak 135 mahasiswa, Teknik Sipil 88 mahasiswa, Teknologi Rekayasa Pangan 49 mahasiswa, Teknik Elektronika dan Arsitektur Bangunan dan Gedung masing-masing 42 mahasiswa.

Secara keseluruhan, 1.808 mahasiswa baru tersebut berasal dari tujuh provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Papua, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah.

Ribuan mahasiswa baru itu resmi menjadi bagian dari civitas akademika Polidewa setelah mengikuti pelantikan di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (28/8/2026) pagi.

Jumlah tersebut meningkat 657 mahasiswa dibandingkan Tahun Akademik 2025/2026 yang mencatat 1.151 mahasiswa baru. Artinya, jumlah mahasiswa baru Polidewa tahun ini tumbuh sekitar 57 persen.

Pelantikan berlangsung terbuka di ruang publik. Ribuan mahasiswa baru mengelilingi panggung berbentuk bundar yang ditempatkan di tengah Lapangan Pancasila.

Prosesi ditandai dengan pemakaian almamater dan topi mahasiswa secara serentak mengikuti arahan Direktur Polidewa, Suaedi.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Wali Kota Palopo Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Taufik Gurrahman yang mewakili Wali Kota Palopo, Naili Trisal.

Hadir pula Ketua Yayasan Pendidikan Dewantara Utama (YPDU) Asmawati, jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta civitas akademika Politeknik Dewantara.

Direktur Polidewa, Suaedi menyambut mahasiswa baru yang resmi bergabung dengan keluarga besar kampus vokasi tersebut.

“Pertama saya sampaikan, selamat atas dilantiknya saudara-saudara. Selamat datang di kampus yang paling inovatif di Indonesia. Anda tidak salah pilih,” jelasnya, Jumat (28/8/2026) siang.

Ia mengatakan Polidewa terus memperkuat pendidikan vokasi melalui kerja sama dengan dunia industri. Termasuk program magang serta pengembangan kompetensi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional.

Menurutnya, mahasiswa Polidewa memiliki kesempatan mengikuti program magang di sejumlah daerah, seperti Jakarta, Kalimantan, Yogyakarta, Bandung, hingga Morowali.

Kata Suedi, sebagian mahasiswa juga mendapat kesempatan mengikuti program magang di Taiwan.

“Mahasiswa kita juga banyak yang mendapatkan kesempatan magang ke Taiwan. Saudara-saudara harus mempersiapkan diri. Apakah siap ke Taiwan, Jepang, Australia,” katanya yang disambut antusias mahasiswa baru.

Polidewa juga mengembangkan program internasional. Salah satunya dengan menghadirkan guru Bahasa Mandarin dari China serta menjalin kerja sama pembelajaran Bahasa Mandarin dengan Universitas Hasanuddin.

Selain itu, sambung Suedi, Polidewa telah ditunjuk sebagai International Test Center (ITC) untuk mendukung pelaksanaan tes bagi peserta yang ingin melanjutkan pendidikan maupun berkarier ke luar negeri.

Suaedi menegaskan pendidikan di Polidewa mengedepankan pengalaman langsung di dunia industri. Mahasiswa menjalani program magang selama 1,5 tahun sebagai bagian dari pembentukan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.

“Di Politeknik Dewantara, sebelum selesai kuliah, harus sudah bekerja. Magang di perusahaan menjadi salah satu syarat. Kita ingin lulusan memiliki pengalaman nyata di dunia kerja,” bebernya.

Polidewa juga tidak menerapkan skripsi sebagai tugas akhir. Mahasiswa diarahkan menyelesaikan persoalan yang relevan dengan kebutuhan industri melalui pengalaman praktik.

Suaedi meminta mahasiswa tidak hanya mengejar kemampuan teknis, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, etos kerja, dan kemampuan beradaptasi.

“Perbaiki karakter, disiplin, dan kerja keras. Insya Allah anda akan sukses di masa depan. Ini pesan dari industri,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memiliki prinsip untuk tidak menjadi beban negara.

“Salah satu motto Politeknik Dewantara adalah tidak boleh ada yang menganggur. Jangan menjadi beban negara. Semua harus bekerja,” ujarnya.

Ia berharap mahasiswa menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk meningkatkan harkat dan martabat keluarga.

“Jadikan kuliah ini untuk mengangkat harkat dan martabat keluarga. Di keluarga kalian adalah pionir, jadikan itu sebagai prinsip dan motivasi untuk terus maju,” pesannya.

Staf Ahli Wali Kota Palopo Bidang Kesra, Taufik Gurrahman, mengapresiasi konsep pelantikan mahasiswa baru yang digelar di ruang terbuka.

Ia juga menilai peningkatan jumlah mahasiswa baru menjadi sinyal positif bagi perkembangan Polidewa sebagai perguruan tinggi vokasi. Taufik juga mengapresiasi mahasiswa yang tetap mengikuti prosesi pelantikan meski berada di bawah terik matahari.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi bagian dari pembentukan mental mahasiswa vokasi yang nantinya akan berhadapan langsung dengan persoalan di lapangan.

“Tidak usah takut panas. Anda dicetak untuk melawan persoalan di lapangan. Suatu waktu nanti Anda akan duduk di ruangan ber-AC,” katanya.

Ia berpesan agar mahasiswa menikmati proses pendidikan dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan.

“Terima kasih. Semoga Allah senantiasa melindungi, mencukupkan rezeki, melancarkan segala urusan. Nikmati dan jalani prosesnya. Pasti banyak tantangan, tetapi buah dari perjuangan akan memberikan hasil,” tuturnya.

Rincian Jumlah Mahasiswa Polidewa:

Mesin Otomotif: 135 mahasiswa

Teknik Elektronika: 42 mahasiswa

Teknik Sipil: 88 mahasiswa

Teknologi Rekayasa Multimedia: 151 mahasiswa

Teknologi Rekayasa Pangan: 49 mahasiswa

Arsitektur Bangunan dan Gedung: 42 mahasiswa

Teknik Pertambangan (Metalurgi): 1301 mahasiswa. (*)

Pasangiklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *